Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah

Masjid Raya Baiturrahman, atau yang biasa disebut Masjid Baiturrahman itulah masjid yang telah berdiri sejak zaman pemerintahan Presiden Soeharto.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Tampak dari luar keindahan Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, Senin (13/1/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Berkunjung ke Semarang terutama di area Simpang Lima Semarang selain beragam pemandangan persimpangan yang jadi ciri khas, ada sebuah masjid yang jadi destinasi bagi umat muslim untuk melakukan beragam ibadah seperti kewajiban salat lima waktu, menghadiri ceramah, atau sekedar beristirahat dan berkunjung ke rumah Allah SWT.

Masjid Raya Baiturrahman, atau akrab disebut Masjid Baiturrahman itulah namanya, yang telah berdiri sejak zaman pemerintahan Presiden Soeharto.

Keindahan area dalam Masjid Raya Baiturrahman, Senin (13/1/2020)
Keindahan area dalam Masjid Raya Baiturrahman, Senin (13/1/2020) (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Sejarah Singkat

Berdirinya Masjid Baiturrahman berawal dari sebuah Yayasan Masjid Candi yang berdiri sejak tahun 1955, dengan pendirinya ialah H M Bachroen, RMT Panji Mangunnegoro, dan Ahmad Bastari.

Perlunya menyeimbangkan berkembang pesatnya penduduk yang ada di Semarang dengan adanya masjid baru bersifat keprovinsian, dengan mengandung unsur seni, budaya, pendidikan, dan monumental bangunan di Jawa Tengah merupakan dasar dan latar belakang berdirinya masjid.

Tahun 1963 Yayasan Masjid Candi mengajukan kepada Gubernur Jawa Tengah ketika masih dijabat Moechtar, untuk mendirikan Masjid Baiturrahman dekat dengan lapangan Pancasila atau sekarang akrab disebut Simpang Lima.

Inisiatif dan perintisan tersebut ternyata sejalan dengan Moechtar dan berbagai pejabat pemerintahan lainnya.

Akhirnya tahun 1964 pembangunan dimulai, dengan luas tanah sekitar 11765 meter persegi.

Tahun 1965 pembangunan terhenti oleh peristiwa G30SPKI.

Berada di kawasan Simpang Lima Semarang, Masjid Raya Baiturrahman sebagai destinasi strategis dan favorit bagi muslim yang hendak menunaikan ibadah salat, Senin (13/1/2020)
Berada di kawasan Simpang Lima Semarang, Masjid Raya Baiturrahman sebagai destinasi strategis dan favorit bagi muslim yang hendak menunaikan ibadah salat, Senin (13/1/2020) (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Suasana serta kondisi yang mulai membaik, tahun 1967 atas dukungan penuh dari Gubernur Jawa Tengah Moenadi, pembangunan dimulai kembali dan sekaligus mengganti nama Yayasan Masjid Candi, menjadi Yayasan Masjid Baiturrahman.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved