Meriahkan Imlek, Galeri Industri Kreatif Kota Lama Semarang Berikan Diskon Menarik

Kenalkan produk asli Semarang, Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama Semarang adakan diskon menarik guna menyambut tahun baru Imlek.

Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Berlokasi di Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama Semarang, Imlek Sale digelar dari tanggal 20-26 Januari 2020 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Tak kalah dengan Pasar Semawis yang telah menyambut perayaan tahun baru Imlek, kini Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama Semarang yang berlokasi di Jalan Garuda, Nomor 1 Kota Lama, turut menyambut tahun baru orang Tionghoa.

Untuk memeriahkan perayaan tahun baru Imlek, GIK memberikan diskon menarik serta unik dari semua hasil Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yakni produk fashion buatan desainer yang ada di Semarang.

Mengusung tema Imlek Sale, Risma selaku pengelola GIK berharap dapat memikat pengunjung untuk datang ke GIK, supaya tertarik dan bersedia membeli produk fashion buatan beberapa desainer yang ada di Semarang.

"Acara ini kami selenggarakan guna memikat pengunjung untuk datang, dan membeli beberapa produk fashion hasil dari UMKM masyarakat Semarang. Selain itu kami juga adakan diskon untuk semua produk fashion, 10-20 persen," ucap Risma, Rabu (22/1), malam.

Beragam jenis pakaian yang ada di Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama Semarang dan semua produk fashion berdiskon 10-20 persen.
Beragam jenis pakaian yang ada di Galeri Industri Kreatif (GIK) Kota Lama Semarang dan semua produk fashion berdiskon 10-20 persen (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Acara yang telah berlangsung sejak tanggal 20-26 Januari 2020, cukup lama untuk dinikmati bagi semua masyarakat yang ingin berburu pernak-pernik pakaian.

Beda halnya dengan perayaan menyambut tahun baru Imlek di Pasar Semawis beberapa waktu lalu, acara rutin tahunan tersebut cukup di helat hanya tiga hari, yakni tanggal 17-19 Januari 2020.

Di acara Imlek Sale, koleksi barang yang diperjual belikan beberapa macam, seperti kain batik, kain tenun, beberapa model pakaian, dan alat kosmetik.

Tidak hanya itu, beberapa desainer asal Semarang turut serta berpartisipasi seperti CMC, Benik, Ipemi, IFC dan beberapa desainer lain yang ada di Semarang.

"Di sini, beberapa jenis pakaian mendominasi dari hasil UMKM desainer asal Semarang. Beberapa macam motif batik juga tersedia, bahkan langsung dari pembuatnya," pungkas Risma.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved