Gerakan Semarang Wegah Nyampah Ramaikan CFD Simpang Lima Semarang

Dengan tagline #Semarangwegahnyampah, Pemkot Semarang dibantu beberapa komunitas mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga selalu menjaga lingkungan.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Gerakan Semarang Wegah Nyampah, ramaikan CFD di Simpang Lima Semarang, tak lupa Rp 3 ribu tote bag dibagikan kepada pengunjung yang sedang menikmati CFD, Minggu (26/1/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI. COM, SEMARANG - Meskipun Semarang telah dinobatkan sebagai kota terbersih se-Asia Tenggara, namun tak menghentikan dan mengkampanyekan pentingnya kebersihan.

Satu diantaranya Gerakan Semarang Wegah Nyampah yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di car free day (CFD), Minggu (26/1/2020). 

Dengan tagline #Semarangwegahnyampah, Pemkot Semarang dibantu beberapa komunitas mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga lingkungan, dengan mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dan beberapa plastik lainnya.

"Kami Pemkot Semarang bersama beberapa komunitas, mengajak masyarakat mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai," ucap Ana pegawai Pemkot.

Berlokasi di area Simpang Lima Gerakan Semarang Wegah Nyampah juga menggelindingkan bola raksasa berukuran 2 meter, yang menjadi daya tarik pengunjung sebagai simbol bumi bersih tanpa sampah.

Tak hanya itu, tote bag Rp 3 ribu dibagikan gratis kepada masyarakat yang sedang menikmati CFD.

"Sebagai bentuk kampanye, kami berjalan mengitari Simpang Lima sekitar pukul 06.00 WIB, dengan menggelindingkan bola raksasa dan membagikan Rp 3 ribu tote bag gratis kepada masyarakat," tambah Ana.

Terkait rute perjalanan, di mulai dari Jalan Pahlawan tepatnya depan kantor Gubernur, mengitari Simpang Lima, dan berakhir sekitar pukul 08.30 di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Semarang.

Pemkot Semarang bersama beberapa komunitas, kampanyekan Gerakan Semarang Wegah Nyampah, sebagai bentuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dan beberapa plastik lainnya, Minggu (26/1/2020)
Pemkot Semarang bersama beberapa komunitas, kampanyekan Gerakan Semarang Wegah Nyampah, sebagai bentuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai dan beberapa plastik lainnya, Minggu (26/1/2020) (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Gerakan Semarang Wegah Nyampah, sebelumnya telah dideklarasikan Pemkot Semarang akhir bulan Desember 2019, sebelum Semarang di nobatkan sebagai kota terbersih se-Asia Tenggara.

"Sebelumnya gerakan Semarang Wegah Nyampah, telah kami deklarasikan akhir bulan Desember 2019. Dengan dibagikan tumbler kepada jajaran karyawan Pemerintah Kota Semarang, kantong belanja kain kepada beberapa swalayan dan minimarket, serta stiker bertuliskan toko ini tidak menyediakan plastik," pungkas Ana.

Diharapkan Gerakan Semarang Wegah Nyampah, sebagai ajakan untuk semua masyarakat agar meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai, guna menjadikan Semarang kota yang bersih dan hijau.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved