Angkringan Pinggir Kali Kampung Jawi Semarang

Bernuansa khas tradisional Jawa, Angkringan Pinggir Kali yang berada di Kampung Jawi memikat pengunjung yang berada di Semarang.

Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Sudut lain dari Menara Kepeng, terlihat gemerlap lampu sentir menghiasi meja pengunjung disela-sela menikmati suasana khas Angkringan Pinggir Kali, Minggu (26/1/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI. COM, SEMARANG - Berkunjung ke Semarang selain beragam wisata yang unik serta menarik, dari yang bertema taman, alam, sejarah, kesenian, dan lain sebagainya, semua terhampar bersatu padu ada di Ibukota Jawa Tengah ini.

Lelah berwisata dengan beragam tempat-tempat tersebut, tak lengkap untuk singgah serta menjajakkan aneka jajanan.

Caffeshop, mall, atau tempat perbelanjaan mungkin terdengar tak asing bagi semua orang yang ingin bersantai setelah lelah berwisata.

Bosan dengan suasana tersebut, di Semarang ada suatu perkampungan yang mejajakkan aneka jajanan pasar dengan konsep tradisional Jawa.

Lampu sentir, obor, gubuk, alunan angklung, serta beberapa penjual mengenakan pakaian khas Jawa, berbatik, jarik, lengkap dengan ikat kepala maupun blangkon semakin menambah nostalgia pengunjung hidup tempo dulu di zaman tradisional Jawa.

Sejarah Singkat

Siswanto selaku Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Jawi, terkait berdirinya Angkringan Pinggir Kali tak lepas dari Pasar Jaten yang terlebih dahulu mulai eksis serta dikenal oleh banyak orang.

Bersama Kampung Wisata Tematik Jawi, Pasar Jaten mulai di akui hingga kemudian diresmikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sebagai bagian dari desa wisata pada tanggal 25 Februari 2018.

Aneka macam jajanan tradisional Jawa, sebagai suguhan khas Angkringan Pinggir Kali, Minggu (26/1/2020)
Aneka macam jajanan tradisional Jawa, sebagai suguhan khas Angkringan Pinggir Kali, Minggu (26/1/2020) (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Pasar Jaten yang dulu buka setiap hari Minggu Legi dan Kliwon menurut pasaran Jawa, di rasa kurang menarik, dan area terlalu sempit pula untuk dikunjungi para wisatawan.

Siswanto yang merasakan antusias pengunjung mulai ramai membanjiri Pasar Jaten, mengajak berdiskusi warga Kalialang RW 1 yang dihuni sekitar 7 Rumah Tangga (RT).

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved