Sobokartti Saksi Perlawanan Pemuda Semarang Melucuti Senjata Jepang

Selain sebagai gedung kesenian, ternyata Sobokartti memiliki sejarah perjuangan di zaman penjajahan.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Gedung Sobokartti saksi sejarah pertempuran lima hari di Semarang, Kamis (30/1/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Selain sebagai gedung kesenian, ternyata Sobokartti memiliki sejarah perjuangan di zaman penjajahan.

Satu diantaranya perjuangan pemuda berjibaku mengusir kolonial Jepang dari Semarang selama lima hari.

Dikutip dari situs resmi Sobokartti yakni www.sobokartti.wordpress.com, ada delapan belas pemuda gugur dalam pertempuran melawan Jepang.

Peristiwa tersebut terjadi karena pemuda-pemuda Semarang bersatu mengusir kolonial Jepang yang masih berkuasa di Semarang, khususnya Gedung Sobokartti yang dijadikan markas tentara Jepang.

Akibatnya tak kurang delapan belas pemuda gugur di area medan pertempuran, yang berlokasi di area Gedung Sobokartti.

Tanpa identitas yang jelas, delapan belas jenazah pemuda tersebut dikuburkan dalam satu lubang secara bersamaan di halaman gedung.

Tahun 1960 sebanyak dua belas jenazah dipindahkan ke Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal, yang berada di Jalan Pahlawan Semarang, dengan nisannya bertuliskan 'pahlawan tidak dikenal.' 

Sementara itu, enam jenazah berhasil teridentifikasi dan dimakamkan oleh pihak keluarga mereka.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved