Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari Semarang

Gereja Katedral sebagai satu di antara gereja terbesar di Semarang dan merupakan pusat kegiatan umat Paroki Randusari.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari, atau akrab dengan sebutan Gereja Katedral Semarang berlokasi di Jalan Pandanaran, Nomor 9, Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Selasa (4/2/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Berada di kawasan Tugu Muda, selain Lawang Sewu yang telah terkenal sebagai satu di antara identitas Kota Semarang, ada beragam bangunan yang mengitari Tugu Muda, seperti Gereja Katedral Semarang.

Memiliki nama lengkap Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari Semarang, merupakan tempat peribadatan bagi umat Katolik terbesar yang ada di Semarang.

Ketika berada di kawasan Tugu Muda, Gereja ini tak pernah luput dari pandangan mata.

Megah mewah, terlihat dari ornamen bangunan yang diperlihatkan, semakin menambah para jemaat untuk datang serta melaksanakan ibadah.

Sejarah Singkat

Berdirinya Gereja Katedral tak lepas dari Kota Semarang yang merupakan bagian dari tahta suci Vicaris Apostolic, oleh pengurus gereja bernama Mgr J Groff seorang misionaris Suriname yang tinggal di Batavia.

Vicaris Apostolic memiliki tiga Paroki besar, yakni Batavia, Semarang, dan Surabaya.

Sementara itu, Paroki Semarang memiliki tiga stasi, yakni Stasi Candi (1925), Stasi Bangkong (1932), dan Stasi Randusari (1927).

Sekitar tahun 1927, dibangunlah sebuah gereja yang dulu merupakan kantor Dinas Kesehatan Belanda bernama Dienst voor Volkgezondheid.

Konon, gereja ini dirancang oleh J Th Van Oyen bekerja sama dengan konstruktor Kleiverde.

Di tahun itu juga Mgr Antonius van Velsen SJ dan Vicaris Apostolic Batavia, memberkati gereja yang berlokasi di wilayah Randusari menjadi Stasi Randusari.

Tampak hikmat area dalam Gereja Katedral Semarang bersama bentangan sebuah tulisan 'Ego Quasi Rosa Plantata Super Rivos Aquarum Fructificavi,' memiliki arti 'Aku bagaikan bunga mawar yang tumbuh subur di tepi aliran sungai,' Selasa (4/2/2020)
Kemegahan area dalam Gereja Katedral Semarang bersama bentangan sebuah tulisan 'Ego Quasi Rosa Plantata Super Rivos Aquarum Fructificavi,' memiliki arti 'Aku bagaikan bunga mawar yang tumbuh subur di tepi aliran sungai,' Selasa (4/2/2020) (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Tahun 1930, Stasi Randusari ditetapkan menjadi Paroki Randusari dengan diresmikannya Pengurus Gereja dan Pengurus Dana Papa-Miskin (Het RK Kerk en Armbestuur van de Kerk van O L Vrouw vd Allerheilingsten Rozenkraans).

Tahun 1935 Paroki Randusari dilakukan renovasi, dan selesai sekitar tahun 1937, tak lupa diberkati pula oleh Mgr Pieter Jan Willekens, SJ.

Tahun 1940 Paroki Randusari ditetapkan sebagai Gereja Vikariat Apostolik atau Gereja Uskup atau Gereja Katedral.

Di tahun yang sama itu pula, Mgr Albertus Soegijapranata, SJ ditasbihkan menjadi uskup pribumi pertama oleh Mgr PJ Willekens SJ di Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari.

Sejak saat itulah Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari ditetapkan sebagai Gereja Katedral yang ada di Semarang.

Lokasi

Menjumpai Gereja Katedral Semarang, lokasi yang ditempuh sangatlah mudah, yakni berada di kawasan Tugu Muda, Jalan Pandanaran, Nomor 9, Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, dengan akses masuk melalui Jalan Dr Sutomo.

Dari bundaran Tugu Muda Anda cukup mengambil arah selatan atau arah menuju Pos Polisi Tugu Muda.

Tepat di Jalan Dr Sutomo, berada di samping kiri, Anda telah sampai di Gereja Katedral.

Jika masih bingung dengan lokasinya, silakan Anda membuka aplikasi android dan pilih google maps, berikut linknya, https://goo.gl/maps/5EdxeXTuFUEChETB7

Gambaran Tempat

Memasuki area Gereja Katedral, Anda akan diperlihatkan bentuk bangunan bergaya eropa.

Gereja dengan nama lengkap Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari kini telah manjadi Gereja Katedral sejak tahun 1940-an.

Tak hanya itu saja, beragam kegiatan gereja-gereja Keuskupan Agung Semarang juga berada di sini, karena di gereja inilah terdapat tahta Uskup Agung Semarang.

Sebelum masuk ke dalam gereja, pandangan akan dibawa ke bentuk limas bangunan yang beratap merah, dengan dinding abu-abu, bersama batu alam yang menempelnya.

Melihat lebih dekat, bangunan ini di desain berbentuk segi empat dengan tiga pintu masuk, sisi barat, selatan dan utara.

Berdiri di depan gereja, tepatnya depan pintu utama, Anda akan melihat tulisan di atas pintu menggunakan bahasa latin yakni Sub Tutela Matris.

Tulisan tersebut bermakna 'Di Bawah Perlindungan Bunda,' yang melambangkan penyerahan diri umat paroki kepada Bunda Maria sebagai pelindung.

Masuk ke dalam gereja, langkah serta pandangan akan terkagum dengan seisi ruangan, dari warna putih yang menghias mulai dari atap dan dinding bangunan, bersama warna kaca pelangi menempel di dinding.

Kursi memanjang berwarna coklat, terbuat dari kayu sebagai tempat duduk para jemaat semakin menambah karakteristik gereja.

Dari dalam gereja, pandangan pun tak luput ke sebuah tulisan berbahasa latin, berukuran besar, menghiasi lengkungan dinding pemisah antara ruang umat dan panti imam.

Tulisan tersebut yakni Ego Quasi Rosa Plantata Super Rivos Aquarum Fructificavi, jika diterjemahkan memiliki arti 'Aku bagaikan bunga mawar yang tumbuh subur di tepi aliran sungai.'

Tulisan tersebut konon melambangkan kejayaan para pahlawan, yang dipetik dari kebudayaan Romawi Kuno.

Semakin menambah hikmat dengan pancar cahaya mengelilingi sebuah salib berdiri tegak, sebagai tanda kemenangan serta keagungan Tuhan untuk melindungi semua umatnya.

Tak kalah hikmatnya di sebelah salib, patung Bunda Maria dan Santo Yosef bersama Yesus turut melengkapi.

Berjalan ke belakang, sebuah nyala lilin bersama patung Bunda Maria dan Yesus memaknai gelap terang, Tuhan selalu ada di samping manusia.

Naik ke lantai dua, akan dibawa ke sebuah balkon dan memperlihatkan kemegahan, keindahan gereja bersatu bersama ke agungan Tuhan.

Kembali menyusuri area luar gereja, terdapat Taman Doa berada di sebelah pintu masuk utara gereja, dekat dengan Gedung Sekretariat.

Di area Taman doa tersebut, suasana nyaman dan tenang dapat pula dirasakan jemaat.

Bersama replika pieta Bunda Maria dan Tuhan Yesus dengan sebuah keagungan salib, di bawah rindang pepohonan sebagai penyejuk.

Taman Doa yang berada di sebelah Gedung Sekretariat Paroki, dekat dengan pintu masuk sebelah barat Gereja Katedral Semarang, Selasa (4/5/2020)
Taman Doa yang berada di sebelah Gedung Sekretariat Paroki, dekat dengan pintu masuk sebelah utara Gereja Katedral Semarang, Selasa (4/2/2020) (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Sarana dan Prasarana

Sebagai gereja keuskupan terbesar yang ada di Semarang, beragam sarana dan prasarana tersedia, guna semakin menambah nikmat hingga menjadikan hikmat bagi para jemaat, untuk melaksanakan ibadah.

Berikut beberapa sarana dan prasarana yang terdapat di Gereja Katedral Semarang.

- Pendingin ruangan
- Toilet
- Area parkir luas
- Gedung Sekretariat Paroki
- Ruang Pendamping Iman Anak (PAI)
- Ruang Orang Muda Katolik (OMK)
- Taman Doa
- Perpustakaan

Berikut jadwal Pelayanan Sekretariat Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari:

Senin - Sabtu :
Pagi : 08.00 - 13.00 WIB
Sore : 18.00 - 21.00 WIB
Minggu : 09.00 - 11.00 WIB

Libur :
Kamis III, IV, V
Jumat I & Jumat II

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Info Detail:

Nama: Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari Semarang
Sebutan: Gereja Katedral Semarang
Keuskupan Agung: Keuskupan Agung Semarang
Alamat: Jalan Pandanaran, Nomor 9, Randusari, Kecamatan Semarang Selatan
Kode Pos: 50244
Pengelola: Sekretariat Gereja Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari - Katedral
Batas Utara: Jalan Pandanaran dan Kawasan Tugu Muda
Batas Selatan: Kampung Pelangi, di Jalan Wonosari III, Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang
Batas Timur: Jalan Randusari Spaen 1
Batas Barat: Museum Perjuangan Mandala Bhakti, di Jalan Mgr Sugiyopranoto
Latitude: -6.985458
Longitude: 110.409844
Maps: https://goo.gl/maps/7YKkxgktP6iUMFtb6
Telp: (024) 8310036
Website: www.katedralsemarang.or.id
Email: berkat@katedralsemarang.or.id dan admin@imankatolik.or.id
Facebook: Gereja Katedral Semarang
Massanger: m.me/KatedralSemarang

Sumber:

- Observasi Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari Semarang (4/2/2020)
- Pastur Paroki Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari, Romo Yoseph Herman Singgih Sutoro Pr
- Buku Sub Tutela Matris tahun 2008 dengan penerbit Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci Randusari Semarang
- www.katedralsemarang.or.id

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved