Kota Lama Semarang

5 Hal Unik tentang Bangunan Gereja Blenduk Menurut Wisatawan di Kota Lama Semarang

Beragam hal unik dan menarik akan pengunjung rasakan ketika melihat Gereja Blenduk di kawasan Kota Lama Semarang.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Tampak area dalam Gereja Blenduk, yang berada di kawasan Kota Lama Semarang Jalan, Letjen Suprapto, No 32, Jumat (14/2/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Tak dapat dipungkiri jika Kota Lama Semarang selalu jadi jujukan wisata bagi pengunjung dari berbagai daerah.

Satu di antara bangunan bersejarah yang memikat pengunjung untuk datang serta berswafoto yakni Gereja Blenduk.

Selain sebagai tempat beribadatan umat Kristiani, hadirnya Gereja Blenduk di Kota Lama tak luput dari pandangan setiap wisatawan.

Berikut ini beragam Lima pendapat dari pengunjung setiap daerah, terkait keunikan dan keindahan bangunan Gereja Blenduk.

1. Atap berbentuk blenduk

Hampir pengunjung yang datang ke Kawasan Kota Lama Semarang, memaknai bentuk atap Gereja Blenduk unik dan menarik.

Sama halnya seperti yang diungkapkan Nanik perempuan asal Wonosobo, menururtnya bangunan Gereja Blenduk hal yang menarik bentuk atap blenduk atau melengkung bulat .

"Bangunannya menarik dan masih klasik, dengan perpaduan atap yang bentuknya blenduk sebagai ciri khas," ungkapnya ketika sedang duduk di Taman Sri Gunting dekat dengan Gereja Blenduk, Jumat (14/2/2020).

2. Bentuk bangunan heksagonal

Tak hanya bentuk atap yang menarik, bentuk bangunan persegi delapan atau heksagonal turut serta menyelaraskan keunikan bangunan yang berdiri sejak tahun 1742.

"Lengkung bangunan berbentuk persegi delapan, dengan tiga pintu masuk, selaras dengan atap blenduknya," tutur Rian, wisatawan asal Bandung yang datang pertama kali di Kota Lama Semarang, Jumat (14/2/2020).

3. Bangunan bergaya Eropa

Kemiripan bangunan seperti yang ada di Eropa, turut pula dirasakan dan diungkapkan oleh Roni, pengunjung asal Weleri, Kendal.

"Gaya bangunannya terlihat seperti bangunan-bangunan yang ada di Eropa. Terbukti dari sejarah berdirinya Gereja Blenduk yang katanya, ada sejak zaman kolonial Belanda," tutur pemuda yang kini sedang menempuh kuliah di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, (14/2/2020).

4. Alat musik orgel pipa tua

Tak hanya sisi luar bangunan, hal unik serta menarik juga ada di area dalam gereja, yakni adanya alat musik orgel pipa yang berukuran besar dan telah lama berada di Gereja Blenduk.

"Di dalam Gereja Blenduk, ada sebuah alat musik orgel pipa berukuran besar. Meskipun sudah tidak dapat digunakan, namun alat musik tersebut sebagai warisan Gereja Blenduk," kesan Natalia, perempuan asal Medan yang kini sedang kuliah di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, (14/2/2020).

5. Kursi Jemaat berbentuk single

Windi perempuan asal Solo mengungkapkan, keunikan lain dari Gereja Blenduk menurutnya ada pada kursi yang digunakan jemaat untuk beribadah.

"Saya terkesan dengan kursi yang bentuknya single. Biasanya sering saya lihat kursi di gereja-geraja bentuknya memanjang," ucap Windi ketika berfoto di area luar Gereja Blenduk.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
KOMENTAR
96 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved