Place

Gereja Blenduk Semarang

Gereja Blenduk selalu memikat wisatawan yang ada di Kawasan Kota Lama Semarang.

Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
GPIP Immanuel atau akrab dengan sebutan Gereja Blenduk, merupakan satu di antara bangunan cagar budaya berada di kawasan wisata Kota Lama Semarang, Jumat (14/2/2020) 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Selain sebagai tempat peribadatan, Gereja Blenduk yang berlokasi di kawasan wisata Kota Lama Semarang turut pula sebagai wisata religi.

Tak hanya itu saja, bangunan yang berdiri kokoh sejak zaman kolonial Belanda juga dijadikan satu di antara ikonik Kota Semarang.

Sejarah Singkat

Berdirinya Gereja Blenduk, tak lepas dari hadirnya kolonial Belanda yang datang ke Semarang.

Namun sebelum Belanda menduduki Semarang, bangunan ini telah berdiri sekitar tahun 1742 namun belum digunakan sebagai tempat peribadatan.

Awalnya Gereja Blenduk berbentuk rumah panggung khas Jawa dengan atap limasan, terlihat dari peta sejarah Kota Semarang tahun 1756.

Tahun 1894-1895 setelah Belanda menduduki Semarang, Gereja Blenduk dilakukan pemugaran secara menyeluruh dengan di arsiteki oleh HPA De Wilde dan W Westmaas.

Tahun 1981-1982 dan 2003, Gereja Blenduk dilakukan renovasi kembali, hingga bangunannya masih berdiri kokoh sampai sekarang.

Namun renovasi yang dilakukan sejak dulu, tak pernah merubah ciri khas bangunan bergaya arsitektur Eropa klasik serta aristokrat.

Selain itu, setiap kali renovasi potret sejarah Gereja Blenduk selalu diabadikan melalui tulisan di atas batu marmer yang terpasang di bawah alter gereja.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved