TMPN Giri Tunggal

Empat Jenazah TNI Akibat Kecelakaan Heli MI-17 HA-5138 di Makamkan di TMPN Giri Tunggal Semarang

Empat jenazah TNI akibat Kecelakaan Heli MI-17 HA-5138 di makamkan di TMPN Giri Tunggal Jawa Tengah.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjateng.com
Bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Giri Tunggal, empat jenazah TNI akibat kecelakaan Heli MI-17 HA-5138 di makamkan sekira pukul 09.30 WIB, Selasa (18/2/2020) pagi. 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Isak tangis keluarga serta kerabat menghantarkan pemakaman Prajurit Korps Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) yang gugur akibat kecelakaan Helikopter MI-17 HA-5138 di pegunungan Mandala, Papua 28 Juni 2019 silam.

Pemakaman dilakukan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Giri Tunggal Jawa Tengah, Selasa (18/2/2020) sekira pukul 09.30 WIB.

Empat prajurit tersebut bernama Mayor CPN Anumerta Aris Afik Noviana, Mayor CPN Anumerta Bambang Saputra, Kapten CPN Anumerta Anwar Affandi, dan Serma Anumerta Suriatna Wijaya Kusuma.

Pemakaman dilakukan secara militer dengan dipimpin oleh Panglima Kodam (Pangdam) IV/ Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Mayjend TNI Mochamad Effendi mengungkapkan keempat prajurit yang gugur bertugas memiliki hak di makamkan di TMPN Giri Tunggal.

"Karena gugur dalam bertugas, jenazah dapat dikuburkan di TMPN, itu salah satu haknya," tuturnya mengutip dari Tribunjateng.com, (18/2).

Tak hanya mendapatkan sebuah hak pemakaman di area TMPN Giri Tunggal, kenaikan pangkat turut diberikan kepada prajurit yang gugur tersebut.

"Untuk kenaikan pangkat, mereka naik satu pangkat, dari Kapten naik ke Mayor sebanyak dua orang, dari Lettu, naik jadi Kapten sebanyak satu orang, dan terakhir, Serka dinaikan menjadi Serma sebanyak satu orang," imbuhnya kembali.

Terkait santunan, telah diterima pihak keluarga korban, yang sebelumnya proses santunan diatur oleh Asabri.

Sementara itu terkait proses biaya perawatan jenazah dan hal-hal lain telah dikoordinasikan pihak Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD.

"Semuanya sudah diatur, santuan dan segala macamnya. Karena pasukan yang gugur ini di bawah Puspenerbad, sehingga mereka (Puspenerbad) semua yang ngatur," pungkasnya.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved