Perayaan Galungan di Semarang

Meskipun Hujan, Ratusan Umat Hindu di Semarang Tetap Antusias Rayakan Galungan

Meskipun Semarang seharian diguyur hujan, namun tak menyurutkan para pemeluk agama Hindu yang ada di Semarang untuk ikut melaksanakan upacara Galungan

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Perayaan Hari Raya Galungan yang dilakukan umat Hindu di Semarang, Rabu (18/2/2020) malam. 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Tak hanya di Bali, para pemeluk agama Hindu yang ada di Semarang juga merakayakan Hari Raya Galungan yang selalu diperingati 210 hari dalam kalender Bali, Rabu (18/2/2020) malam.

Acara kemenangan Dharma tersebut bertempat di Pura Agung Giri Natha.

Meskipun Semarang seharian diguyur hujan dengan intensitas tinggi, namun tak menyurutkan para pemeluk agama Hindu yang ada di Semarang untuk ikut sembahyang.

Akibat hujan tersebut, acara yang sekira di mulai pukul 19.00 WIB, harus sedikit mundur pelaksanaannya yakni hampir satu jam sekira pukul 19.45.

"Waktu acaranya sedikit mundur, harusnya pukul 19.00," ucap Gede, pemuda asal Bali yang tahun ini merayakan Hari Raya Galungan di Semarang.

Mengenakan baju adat bersama sesembahan yang dibawa, para pemeluk agama Hindu mulai datang menyesaki area Pura.

Sembahyang upacara yang biasa dilakukan di area Utama Mandala harus dibagi dua, yakni di area Bale Pawedan (Utama Mandala) dan di area Bale Kertha Saba (Madya Mandala).

"Biasanya di area Utama Mandala. Karena hujan, untuk umat Hindu yang akan bersembahyang tempatnya di bagi dua, namun proses upacara tetep jadi satu bersama pemangku adat," ucap petugas peralatan Pura Agung Giri Natha.

Meskipun hujan, para umat Hindu tetap antusias datang ke Pura Agung Giri Natha Semarang untuk melaksanakan sembahyang merayakan Galungan, Rabu (18/2/2020) malam.
Meskipun hujan, para umat Hindu tetap antusias datang ke Pura Agung Giri Natha Semarang untuk melaksanakan sembahyang merayakan Galungan, Rabu (18/2/2020) malam. (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Dengan dipimpin oleh pemangku adat, rangkaian acara demi acara dilaksanakan, dimulai dengan pembacaan kidung hingga di akhiri dengan makan bersama.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Semarang, Nengah Wirta dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas kehadiran para umat yang datang melaksanakan upacara secara bersama.

"Terima kasih untuk semua umat Hindu yang telah datang ke Pura, dan melaksanakan upacara Galungan," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nengah juga menyampaikan untuk beberapa hari ke depan setelah perayaan Galungan, masih ada acara besar umat Hindu lainnya.

"Sepeluh hari ke depan, masih ada upacara Piodalan yang bertepan dengan Upacara Kuningan bertempat di Pura Amertasari Semarang. Bulan Maret nanti juga ada acara Bakti Sosial," tambahnya.

Sekira pukul 22.30 acara selesai, ditutup dengan makan bersama atau megibung.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved