Kota Lama Semarang

Hanya Rp 15-25 Ribu, Pengunjung Bisa Nikmati Gowes Asik di Area Kota Lama Semarang

Dengan biaya 15-25 ribu, wisatawan dapat menaiki sepeda dan otoped yang berjejer rapi di sebelah Timur Taman Srigunting atau sebelah barat Spigel.

Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Sepeda dan otoped berjejer rapi di pinggir jalan, sebelah Timur Taman Srigunting atau sebelah barat gedung Spigel, Sabtu (22/2/2020) siang. 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Berkunjung ke kawasan Kota Lama Semarang, fasilitas asik serta menarik yang perlu wisatawan coba yakni Gowes menaiki sepeda dan otoped.

Dengan biaya 15-25 ribu, wisatawan dapat menaiki kedua alat transportasi ramah lingkungan, yang berjejer rapi di sebelah barat Spigel atau sebelah timur Taman Sri Gunting.

"Dua transportasi itu beda biaya, naik otoped 25 ribu untuk 15 menit penggunaan. Sementara itu, menaiki sepeda 15 ribu, untuk 60 menit" ucap Yusuf petugas penyewaan alat transportasi Gowes, Sabtu (22/2/2020) siang.

Pembayaran dapat dilakukan secara cash atau dengan menggunakan aplikasi Gowes.

Untuk pembayaran menggunakan aplikasi Gowes, Anda harus menginstal terlebih dahulu aplikasi berbasis android tersebut yang ada di play store.

Tampak asik seorang bermain otoped di sekitar Taman Sri Gunting, Sabtu (22/2/2020) siang.
Tampak asik seorang bermain otoped di sekitar Taman Sri Gunting, Sabtu (22/2/2020) siang. (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Setelah instal aplikasi tersebut ikuti panduannya, nanti di suruh top up untuk mengisi saldo.

"Minimal top up saldo Rp 25 ribu, menggunakan mBanking atau Tcash," imbuhnya.

Setelah saldo terisi, silakan Anda scan barcode yang terdapat pada sepeda serta otoped.

Gembok serta kunci yang menyatu di kedua alat transportasi tersebut secara otomatis akan terbuka, dan sepeda atau otoped dapat digunakan.

Jika waktu penggunaan telah habis, otoped serta sepeda akan berhenti sendiri, serta gembok akan mengunci otomatis.

Namun Anda tak usah khawatir, cukup tinggalkan saja di area berhentinya transportasi tersebut, atau melapor ke petugas, yang nantinya akan mengambil transportasi berwarna merah strip kuning itu.

"Cukup tinggalkan saja, nanti Kami (petugas) akan mengambil transportasi itu," pungkasnya.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved