Wabah Corona

Pingin Nikah di Tengah Pandemi Covid-19? Begini Solusi dari Kemenag

Satu di antara tata cara melangsungkan akad nikah ditengah Covid-19 yaitu ketika ijab kabul petugas, wali nikah, calon pengantin, harus memakai masker

IST
Foto ilustrasi buku pernikahan di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNJATENGWIKI.COM - Satu di antara solusi pemerintah memutus persebaran penularan Covid-19, yakni tak memperbolehkan adanya kerumunan massa.

Larangan pemerintah pun turut ditanggapi Kementerian Agama (Kemenag) melalui surat edaran terkait 'Imbauan dan Pelaksanaan Protokol Penanganan Covid-19 Pada Area Publik Dilingkungan Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam,' terutama masyarakat yang ingin melangsungkan akad pernikahan.

Khoiron Durori selaku Kepala Seksi Humas Kementerian Agama mengatakan, edaran tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19 pada layanan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

"Adanya virus corona atau Covid-19 ini, membuat kami (Kemenag) mengeluarkan edaran soal protokol pencegahan virus corona baik saat akad nikah di KUA maupun di luar KUA," kata Khoiron mengutip dari Kompas.com, saat dihubungi Sabtu (21/3/2020).

Melalui surat edaran nomor P-002/DJ.,III/Hk.00.7/03/2020 yang dikeluarkan (19/3/2020), Kemenag memiliki solusi terkait melangsungkan akad pernikahan di tengah pandemi Covid-19.

Melangsungkan akad nikah di KUA

  • Membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam ruangan, sekira berjumlah tidak lebih 10 orang.
  • Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti prosesi akad, diharuskan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta memakai masker.
  • Saat ijab kabul petugas, wali nikah, calon pengantin, harus memakai sarung tangan dan masker.

Melangsungkan akad nikah di luar KUA

  • Ruang prosesi akad nikah di tempat terbuka, atau ruangan berventilasi yang telah dilakukan penyemprotan disinfektan.
  • Membatasi jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah tak lebih dari 10 orang.
  • Calon pengantin dan anggota keluarga yabg mengikuti prosesi akad, diharuskan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta memakai masker.
  • Saat ijab kabul petugas, wali nikah, calon pengantin, harus memakai sarung tangan dan masker.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved