Wabah Corona

Setelah Ganjar dan WHO, Walikota Semarang juga Serukan Gerakan Pakai Masker

Walikota Semarang Hendrar Prihadi ikut serukan gerakan pakai masker, untuk melindungi diri dari paparan virus corona.

@hendrarprihadi
Dengan mengenakan masker, Walikota Semarang Hendrar Prihadi membagikan paket sembako kepada satu di antara pekerja ojek online beberapa waktu lalu, (7/4/2020). 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Guna cegah diri sendiri dari paparan virus corona, Walikota Semarang Hendrar Prihadi ikut serukan gerakan pakai masker.

Mengusung selogan pakai maskermu lindungi dirimu, lindungi sesamamu, Hendi nama sapaannya mengajak semua masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah harus pakai masker.

"Jangan lupa besok bila memang terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, gunakan maskermu, lindungi dirimu, lindungi sesamamu," tulisnya dalam akun instagram resminya @hendrarprihadi, Senin (6/4/2020).

Mengutip dari Tribunjateng.com, gerakan pakai masker sebelumnya telah dikampenyakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melalui Gerakan 35 Juta Masker, Senin (6/4/2020).

"Gerakan 35 Juta Masker ini merupakan simbolisasi bahwa 35 kabupaten, kota di Jateng serentak sepakat memproduksi masker besar-besaran," ucap Ganjar.

Ganjar menambahkan melalui gerakan ini, berkeinginan mendorong pemerintah kabupaten, kota supaya memproduksi masker kain besar-besaran, dengan melibatkan banyak elemen seperti penjahit, pengusaha konveksi, Balai Latihan Kerja (BLK), pedagang kain, dan desainer.

"Coba hitung kalau membuat 35 juta masker, ekonomi Jateng akan bergerak.

Berapa jumlah BLK di Jateng, juga jadi usaha ibu-ibu PKK, konveksi, maupun yang tidak memiliki usaha.

Kita nanti akan melihat ketika keluar, semua orang memakai masker," terangnya.

Mengutip dari Kompas.com dari South China Morning Post, Sabtu (4/4/2020), sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, melalui Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan, Dr Michael Ryan memperbolehkan memakai masker di tempat umum, guna melindungi diri dari virus corona.

"Ada situasi di mana penggunaan masker mungkin bisa mengurangi angka penularan dari orang yang terinfeksi kepada orang lain," ucap Ryan, Jumat (3/4/2020).

Mengganasnya virus corona hingga menginfeksi jutaan orang di dunia, termasuk Indonesia perlu penanganan dan pencegahan serius termasuk pemerintah.

"Kami akan mendukung pemerintahan yang tengah mempertimbangkan penggunaan masker sebagai strategi komprehensif kontrol penyakit ini," tandas Ryan.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved