Profil Bangunan Bersejarah di Semarang

Wisma Perdamaian

Satu di antara bangunan tua penuh sejarah peninggalan Belanda di Semarang ialah Wisma Perdamaian.

Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Satu di antara bangunan bersejarah di Semarang yakni Wisma Perdamaian bersama patung KRMT Wongsonegoro yang juga tokoh Gubernur Jawa Tengah periode 1945 sampai dengan tahun 1949. Bangunan ini berlokasi di Jalan Imam Bonjol Nomor 209, Pandrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Senin (15/6/2020). 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Satu di antara bangunan tua penuh sejarah peninggalan Belanda di Semarang ialah Wisma Perdamaian.

Akrab disapa Wisper, lokasinya berada di Jalan Imam Bonjol Nomor 209, Pandrikan Kidul, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang.

Lebih tepatnya persis di sebelah barat Tugu Muda maupun Lawang Sewu, atau di sebelah selatan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus).

Sejarah Singkat

Wisper berdiri di atas luas lahan sekira 15.000 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 6.500 meter persegi.

Belum diketahui secara pasti tahun berapa bangunan ini berdiri, namun diperkirakan Wisper telah digunakan VOC sebagai rumah dinas sebelum tahun 1755, atau menjelang Perjanjian Giyanti.

Di zaman VOC Wisper dikenal dengan nama De Vredestein artinya 'Istana Perdamaian.'

Bangunan ini dirancang oleh Nicholas Harting, yang juga orang dibalik lahirnya Perjanjian Giyanti.

Selain sebagai perancang, Nicolas Harting juga pernah penjabat sebagai Gubernur Jawa Utara bagian Pesisir Timur, dari tahun 1754 hingga tahun 1761.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved