Profil Bangunan Bersejarah di Semarang

Masjid Layur

Masjid Layur sebagai bagian bangunan bersejarah di Kota Semarang yang memiliki banyak cerita tentang jejak peradaban Islam.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Masjid Layur atau akrab disebut Masjid Menara sebagai bangunan cagar budaya di Semarang, dan menjadi satu di antara masjid tertua selain Masjid Kauman, Sabtu (20/6/2020). 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Satu di antara bangunan tua bersejarah di Semarang, yang juga sebagai jejak peradaban Islam di Pantai Utara Jawa ialah Masjid Layur.

Masjid ini terkenal dengan sebutan Masjid Menara, karena memiliki sebuah menara yang besar menjulang tinggi seperti mercusuar.

Tak hanya itu saja, Masjid Layur juga terkenal sebagai singgahnya Kampung Melayu, karena keberadaan orang-orang Timur Tengah ketika datang berdagang di Semarang.

Lokasi

Masjid Layur lokasinya tak jauh dari wisata Kota Lama Semarang.

Yakni berada di Jalan Layur, Dadapsari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Jika Anda datangnya dari Kota Lama Semarang, silakan menuju utara ke Jalan Empu Tantular, tepatnya sebelah utara Jembatan Mberok.

Ikuti jalan itu hingga sampai di perlintasan kereta api.

Dari rel perlintasan rel kereta api, silakan belok kiri, ke arah barat menuju Jalan Bandarharjo Selatan.

Ikuti Jalan tersebut hingga ke arah Puskesmas Bandarharjo, Dadapsari yang berlokasi di Jalan Komodor Laut Yos Sudarso.

Sampai di pertigaan Jalan Kakap dan Jalan Layur, silakan belok kiri menuju Jalan Layur.

Sekira 100 meter dari pertigaan itu, Masjid Layur dapat Anda temui dengan menara tinggi sebagai satu di antara identitasnya.

Sejarah Singkat

Bedirinya Masjid Layur tak lepas dari Kota Semarang sebagai bagian komoditas jalur perdagangan internasional melalui Pantai Utara Jawa.

Hal ini menjadikan para saudagar serta pedagang dari Timur Tengah bersandar, dan tak lupa menyebarkan agama Islam di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Atlas.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar, Masjid Layur berdiri sekira tahun 1800-an.

Tak tahu pasti tokoh pendiri masjid ini bernama siapa, namun Masjid Layur didirikan oleh para saudagar dari Yaman yang berdagang hingga sampai di Semarang.

Nampak sisi luar Masjid Layur atau akrab disebut Masjid Menara yang dulunya memiliki dua lantai. Akibat rob yang menggenangi, kini lantai dua berubah menjadi lantai satu, Sabtu (20/6/2020).
Nampak sisi luar Masjid Layur atau akrab disebut Masjid Menara yang dulunya memiliki dua lantai. Akibat rob yang menggenangi, kini lantai dua berubah menjadi lantai satu, Sabtu (20/6/2020). (Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas)

Di sekitar Masjid Layur dulu dihuni oleh orang-orang dari Timur Tengah dan Melayu.

Mereka menetap dan tinggal di sekitar masjid, hingga membuat sebuah perkampungan yang dikenal dengan Kampung Melayu.

Ikuti kami di
KOMENTAR
226 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved