Tradisi di Semarang

Malam 1 Sura: Kungkum Jadi Ritual Rutin di Tugu Soeharto

Ritual kungkum di Tugu Soeharto telah ada sejak dilakukan Presiden Soeharto ketika masih berpangkat mayor.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Tugu Soeharto sebagai jejak sejarah Presiden Soeharto ketika selamat dari kejaran Belanda di Semarang, Rabu (19/8/2020). 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Satu di antara ritual rutin malam 1 Sura di Kota Semarang ialah kungkum di sungai dekat Tugu Soeharto.

Ritual tersebut sebagai bagian dari kepercayaan mengenai magis dari dua pertemuan aliran sungai.

Sungai tersebut ialah Sungai kripik dan Sungai Kaligarang.

Menurut penuturan warga sekitar, jika setiap malam 1 Sura banyak orang berdatangan melakukan ritual kungkum di sungai dekat Tugu Soeharto.

"Sini tiap malam 1 Sura pasti ramai.

Mereka pada kungkum di sungai dekat Tugu Soeharto," tutur Waluyo warga Gajahmungkur, Rabu (19/8/2020).

Kungkum di aliran sungai dekat Tugu Soeharto konon dipecayai memiliki magis.

Seperti yang diinginkan dapat tercapai, membuang sial, dan awet muda.

Kendati demikian, masayarakat yang melakukan kungkum bukan hanya dari Semarang, melainkan dari luar Kota Semarang.

"Kalau yang kungkum kebanyakan bukan dari Semarang, malah dari luar Semarang, seperti Ungaran, Kendal, Batang," tuturnya kembali.

Ritual kungkum di Tugu Soeharto telah ada sejak dilakukan Presiden Soeharto ketika masih berpangkat mayor.

Menurut cerita yang berkembang di masayarakat, kala itu Soeharto lolos dari kejaran Belanda setelah bersembunyi dengan berendam di Sungai Kaligarang.

Ternyata sungai tersebut menjadi tempat istimewa bagi Soeharto.

Di tambah dengan dibangunnya sebuah tugu atas usulan Soeharto sendiri.

Hal inilah yang jadi satu di antara sebab masyarakat mempercayai kemagisan jika melakukan kungkum malam 1 Sura di sungai dekat Tugu Soeharto.

Tak ada batasan batasan waktu bagi orang yang melakukan kungkum di Tugu Soeharto.

Namun kebanyakan orang yang kungkum, memilih waktu ketika menjelang tengah malam.

"Biasanya orang yang melakukan kungkum menjelang tengah malam.

Lamanya orang kungkum juga tidak lama, sekuat tenaga yang dimiliki," pungkas ceritanya.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
KOMENTAR
255 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved