Destinasi Semarang

Antisipasi Kenaikan Debit Air di Musim Hujan, Pengelola Gubug Siapkan Strategi

Antisipasi debit air alami kenaikan di musim hujan, pengelola Gubug Serut siapkan strategi. Satu di antaranya koordinasi dengan penjaga air Ungaran.

Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Gubug Serut sebagai destinasi wisata baru di Semarang. 

TRIBUNJATENGWIKI.COM - Gubug Serut tetap beroperasi meski musim telah hujan tiba.

Hal ini seperti yang disampaikan Yudi Prasetiyo (30) selaku wakil ketua pengelola Gubug Serut.

Dia menceritakan bahwa pihak pengelola telah mengantisipasi musim hujan yang nantinya dapat membuat luapan di Sungai Kaligarang hingga berdampak pada Gubug Serut.

Satu di antara antisipasi utamanya ialah selalu berkoordinasi dengan bagian penjaga air atau palang pintu air area Ungaran.

Karena sungai yang digunakan Gubug Serut merupakan bagian aliran Kaligarang dengan titik kiriman air dari area Ungaran.

"Kami selalu berkomunikasi dengan penjaga pintu air area Ungaran.

Karena aliran Kaligarang di Gubug Serut ini berasal dari Ungaran," ceritanya, Kamis (15/10/2020).

Lanjut Yudi, jika nantinya luapan air tinggi pihak pengelola akan menutup dan tak memperbolehkan pengunjung bermain di area dekat sungai.

"Jika hal buruk terjadi seperti debit air naik, kami tak memperbolehkan pengunjung bermain di dekat sungai.

Bahkan kami siap melakukan penutupan, jika hal buruk sampai terjadi," tandasnya.

Seperti diketahui Gubug Serut merupakan wisata baru di Semarang.

Wisata ini memanfaatkan aliran Sungai Kaligarang yang melintasi Kampung Persen, Kelurahan Sekaran.

Berkat kreatifitas warga setempat, Sungai Kaligarang dipoles hingga menjadi jujugan wisata berkat viral di media sosial.

Destinasi yang ditawarkan pun menarik, seperti river tubing, spot foto hingga kuliner khas pedesaan.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved