Destinasi Semarang

Begini Cerita tentang Pendiri Tuk Mudal atau Sumber Mata Air Brongebouw Moedal Sumurrejo

Brongebouw Moedal merupakan bangunan peninggalan Belanda. Konon bangunan ini didirkan oleh Gubernur Belanda Alexander William Frederi Idenburg.

Penulis: Anasmk
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Tribunjatengwiki.com/Muhammad Khoiru Anas
Brongebouw Moedal sebagai satu di antara sumber mata air di Semarang, Senin (19/10/2020). 

TRIBUNJATENGWIKI.COM, SEMARANG - Brongebouw Moedal merupakan bangunan peninggalan Belanda.

Terkait sejarah kebenarannya, bangunan tersebut masih menyisakan tanda tanya sampai sekarang.

Konon bangunan ini dibuat di zamanHindia Belanda dengan pemimpinnya Alexander William Frederi Idenburg.

Hal itu seperti yang diceritakan Rohmat (85) warga Sumurrejo RT 01/RW 04, Gunungpati, Kota Semarang.

Kakek sepuh yang rumahnya dekat dengan sumber mata air Brongebouw Moedal mengatakan bahwa, Gubernur Alexander William Frederi Idenburg ialah peciptanya.

Namun warga pribumi kala itu kerap menyapa si pemimpin Hindia Belanda dengan sapaan Wesdenburg atau Westbrug.

"Bangunan tersebut (Brongebouw Moedal) dibuat zaman Londo (Belanda).

Pemimpinnya itu Westburg," kataya, Senin (19/10/2020).

Dari sejarahnya Alexander William Frederi Idenburg merupakan Gubernur Hindia Belanda yang menjabat dari tahun 1909 sampai dengan 1916.

Tepatnya dari tanggal 18 Desember 1909 sampai tanggal 21 Maret 1916.

Semantara bangunan sumber mata air Brongebouw Moedal dari prasastinya berdiri tahun 1911.

Maka tak salah jika Brangebouw Moedal berdirinya memiliki keterkaitan zaman kepemimpinan Alexander William Frederi Idenburg.

Rohmat melanjutkan, jika tanah yang ditempati Brangebouw Moedal dulu ialah milik dari warga pribumi Kelurahan Sumurgunung (Sumurrejo).

"Tanah yang ditempati Tuk Mudal (nama sapaan Brangebouw Moedal) dulu milik warga Sumurgunung.

Kalau tidak salah milik dari Abdul Manan yang ternyata ialah kakek saya," tandasnya.

Setelah kolonial Belanda pergi dari bumi pertiwi, Brangebouw Moedal menjadi hak miliki Pemerintah Indonesia.

Hingga akhirnya dikelola oleh PDAM Tirta Moedal Kota Semarang sampai sekarang.

(TRIBUNJATENGWIKI.COM/Muhammad Khoiru Anas)

Ikuti kami di
KOMENTAR
288 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved